Beberapa hewan dari jenis
mamalia, reptil, bahkan ikan mampu untuk melayang di udara. Terbang di
sini maksudnya adalah melayang dalam waktu yang cukup lama (tidak
sekedar melompat) di udara. Berikut adalah daftar 9 hewan yang mampu
terbang (melayang) seperti burung di udara.
1. FLYING FISH
1. FLYING FISH
Ditemukan
di semua samudra, ikan terbang menggunakan sirip dada besar mereka
untuk meluncur 50 meter di atas air ketika terancam oleh predator.
Untuk mencapai udara, ikan terbang akan mengepakkan ekor mereka 70 kali
per detik. Ekor ini juga digunakan untuk menekan air untuk
memungkinkan ikan ini meluncur beberapa saat di udara sebelum turun ke
laut. Ikan terbang dapat lebih lama melayang di udara dengan meluncur
mengikuti arus udara dan laut yang kuat.
2. FLYING SQUID
Ketika
melarikan diri dari predator, cumi melompat terbang dari laut dan bisa
tetap melayang di udara hingga beberapa meter. Untuk mencapai udara,
cumi akan meniup keluar air untuk membawanya keluar dari laut. Karena
itu, cumi ini dianggap hewan jet yang memiliki kemampuan mendorong
seperti jet. Sirip kecilnya dapat membantu untuk memberikan
keseimbangan selama meluncur.
3.GLIDING LIZARD
Kadal
ini seperti makhluk naga yang legendaris, hanya saja ia tidak
menyemburkan api. Hewan ini mempunyai panjang hanya 9 cm, dengan ekor
lebih panjang dari tubuhnya. Kadal ini menggunakan penutup kulit di
bawah lengannya yang memungkinkan untuk melayang dari puncak pohon ke
puncak pohon lainnya. Makanannya adalah serangga. Hidupnya selalu di
atas pohon, hanya ketika sudah menemukan pasangan saja, kadal ini
meluncur turun ke dasar hutan untuk meletakkan telur-telurnya.
4. FLYING GECKO
Tokek
terbang memiliki jarring-jaring dari membran yang meliputi tubuh
mereka, yang memungkinkan mereka untuk melayang di udara dan melekat
pada pohon sewaktu mendarat. Cicak terbang bergantung pada kamuflase
untuk melindungi diri dari predator, seperti laba-laba besar.
5.FLYING FROG
Katak
terbang mempunyai kaki berselaput dan penutup kulit yang memungkinkan
untuk bergerak secara aerodinamis melalui pohon-pohon di hutan. Bahkan
katak terbang menghabiskan seluruh keberadaan mereka di pohon-pohon,
hanya turun untuk kawin dan bertelur. Katak terbang menyamarkan diri di
daun lingkungan mereka, meminimalkan ancaman predator, dan
memungkinkan mereka untuk berburu serangga.
6.FLYING LEMURS
Flying
lemur, atau dikenal sebagai Flying lemur dari Filipina, memiliki kaki
berselaput besar dan ekor kaki panjang, yang dihubungkan oleh membran
pada anggota tubuh depannya. Makhluk malam ini dulu pernah diburu untuk
dikonsumsi sebagai salah satu menu makanan yang lezat, tetapi
baru-baru ini telah diletakkan pada daftar spesies langka.
7. FLYING SNAKE
Tanpa
sayap, sirip, atau anggota badan, ular terbang ini mampu pindah dari
satu pohon ke pohon lainnya dengan melompat dan melayang. Jadi ketika
di pohon, ular terbang ini bergerak ke ujung cabang. Di sini ia
mengangkat tubuhnya, mengisap dalam-dalam perut dan tulang rusuk yang
menonjol keluar sehingga berbentuk cekung. Lalu ia menghentakkan
ekornya, ular terbang meluncur bebas di udara untuk mencapai cabang
berikutnya. Ular terbang beracun, tinggal di Asia Selatan, dan sering
menikmati mangsanya yang benar-benar bisa terbang seperti burung dan
kelelawar.
8. GLIDING ANT
Semut
ini sangat bergantung dari kecepatan angin dan udara untuk dapat
melayang. Namun mereka juga mampu menavigasi dengan baik dan dapat
mengatur ke arah mana mereka akan melayang dan mendarat.
Sumber. http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=134499








0 komentar:
Posting Komentar